Minggu, 29 Juli 2012


TUGAS MICE
SKY LINE BLOCK

Regional Scientific Meeting akan diselenggarakan di Jakarta selama 4 hari 3 malam dengan jumlah partisipan 90 orang.
Ø  Ketua Pelaksana                               : Mr. Munos Parmono
Ø  Ketua Ikatan Ahli Geologi               : Mr. Raul Punjabi
Ø  General Manager Sky Line             : Mr. Ross Russel

1.     Meeting Room Planning


v  1ST Day :
·         Opening Ceremony   : by Menteri Pertambangan dan Energi.
·         Location                     : Jupiter Ballroom
·         Jumlah partisipan     : Mr. Munos Pramono, Mr.   Raul Punjabi 90 orang anggota tetap
                                      dan 34 orang anggota peninjau.
·         Set up                         : Theatre style
·         Peralatan :
§  LCD
§  Giant screen
§  Platform
§  Podium
§  Lighting
§  Double Speaker
§  1 pcs Table microphone for podium
§  2 pcs Wireless microphone for MC
·         Fasilitas :
§  Wi fi
§  Air Conditioner
§  Mineral Water on table & Candies
§  Photographer or Video Recorder
§  Restroom / toilet
§  Parking area

v  2nd Day :
Pada hari kedua Seluruh partisipan mengikuti Full Day Meeting yang bertempat di empat ruang meeting yaitu :
a)      Mars Meeting Room
Partisipan : 23 orang anggota tetap dan 8 orang peninjau
b)     Saturnus Meeting Room
Partisipan : 23 orang anggota tetap dan 8 orang peninjau
c)      Venus Meeting Room
Partisipan : 22 orang anggota tetap dan 9 orang peninjau
d)     Uranus Meeting Room
Partisipan : 22 orang anggota tetap dan 9 orang peninjau

v  Masing-masing dari keempat meeting room  tersebut harus di set up Hollow Square yang dilengkapi dengan peralatan dan fasilitas sebagai berikut :
§  Peralatan :
·         Screen
·         LCD
·         Speaker
·         Flipchart
·         Pointer
·         Table microphone
·         Block notes and pen
§  Fasilitas :
·         Air Conditioner
·         Wi fi
·         Parking Area
·         Rest room / Toilet
·         Mineral Water on table
·         Glass
·         Candies
·         Coffee break 2 times
·         Buffet Lunch

v  3rd Day :
Closing Ceremony
Location                           : Jupiter Ballroom.
Jumlah partisipan           : Mr. Munos Pramono,  Mr.   Raul Punjabi 90 orang anggota tetap.
Set up                               : Round Table
§  Peralatan :
·         Giant screen
·         LCD
·         Platform
·         Podium
·         Gong
·         Double Speaker
·         Lighting
·         2 pcs Wireless microphone for MC
·         1 pcs Table microphone for podium
§  Fasilitas :
·         Air Conditioner
·         Wi fi
·         Mineral water on table & Candies
·         Restroom / toilet
·         Gala Dinner
·         Photographer or Video Recorder
·         Parking area

v  4th Day :
Check Out and Tour
2.     Akomodasi, Menu Makanan dan Special Request
Akomodasi
Akomodasi di Grand Melia Jakarta yang beralamat di Jl. H. Rasuna Said, Kuningan – Jakarta 12950. Telp. (0)21 526 8080.

Type room
Number of Room

Junior suite room
2
Mr. Munos Pramono, Mr. Raul Punjabi
Premium room
34
Peninjau
Deluxe room
90
Anggota tetap


v  Menu Makanan :
  • Breakfast hari ke1-4, buffet breakfast di Cafe Gran Via Hotel Grand Melia Jakarta
  • Menu terdiri dari breakfast ala kontinental,breakfast ala amerika dan break fast ala oriental
  • Lunch hari ke1- 4, buffet lunch di Sky Line Convention Center menu terdiri dari
  • Dinner hari pertama, buffet dinner di Cafe Gran Via Hotel Grand Melia Jakarta menu
  • Menu terdiri  dari menu internasional dan oriental
  • Dinner hari ketiga, di Sundanese Restaurant Hotel Grand Melia Jakarta
Menu - menu
Breakfast


Orange juice
Tea &coffe
Toast bread
Sausage & cold cut
Fresh fruits
Fried rice
Fried nuddel
Cap  cay
Spring roll
Dim sum
Croisant
Sereal
muffin
Pan cake


Appetizer:

Green salad
Cesar salad
Coktail salad
Pasta salad


Soup:
Tometo cream soup
Pamkin soup
Paysane soup

Main Course:
Sirloin steak with brown sauce

Salmon grill with lemon sauce
Snaper  with becamel  sauce
Lobster grill with cream sauce
Paking duck



Dessert:

Cheese cake
Tiramisu
Vulcano cake
Suffle chocolate
Cream  brule
Ice cream.

Caramel.


 Special Request
Dari menu di atas, setiap harinya telah tersedia menu-menu yang dapat dikonsumsi oleh peserta yang sedang dalam proses diet.

3.     Tour Planner
Tour akan diselenggarakan pada hari terakhir event ini. Direncanakan tour ini akan dimulai pukul 08.00 pagi setelah semua peserta check out dari hotel. Pengelompokkan bus ini akan didasarkan pada tempat tujuan masing-masing peserta. Peserta yang akan menuju Bandara Soekarno Hatta akan dipisahkan dengan peserta yang akan pulang dengan kereta atau bus. Setelah selesai tour peserta akan langsung diantar ke bandara atau stasiun terdekat.
Berikut ini rencana perjalanannya. Tour Itinerary :
-          Monumen Nasional


Monas atau Monumen Nasional merupakan icon kota Jakarta. Terletak di pusat kota Jakarta, menjadi tempat wisata dan pusat pendidikan yang menarik bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Monas didirikan pada tahun 1959 dan diresmikan dua tahun kemudian pada tahun 1961. Monas selalu ramai dikunjungi wisatawan untuk melihat keindahan kota Jakarta dari puncak Monas, menambah wawasan sejarah Indonesia di ruang diorama ataupun menikmati segarnya hutan kota seluas kira-kira 80 hektar di tengah kota Jakarta.
-          Museum Geologi Bandung

Museum ini didirikan pada tanggal 16 Mei 1928. Sebagai sebuah monumen bersejarah, museum ini dianggap sebagai peninggalan nasional dan berada di bawah perlindungan pemerintah. Museum ini menyimpan dan mengelola materi geologi yang berlimpah, seperti fosil, batuan, mineral, yang dikumpulkan selama kerja lapangan di Indonesia sejak 1850.
-          Gedung Sate


Gedung Sate dibangun pada tahun 1920 – 1924 di Wihelmina Boulevard (sekarang Jalan Diponegoro); peletakan batu pertama oleh Nona Johana Caaatherine Coops, putrid sulung Walikota Bandung B. Coops. dan Nona Petronella Roelofsen yang mewakili Gubernur Jenderal Hindia Belanda di Batavia. 

-Pusat perbelanjaan sepatu dan tas Cibaduyut


Cibaduyut juga terkenal akan produk kulitnya, seperti jaket, tas, ikat pinggang, dan aksesoris jenis lainnya.
Sepatu buatan Cibaduyut sebetulnya sudah banyak dipakai berbagai kalangan. Hanya saja, jika memakai label “Made in Cibaduyut”, nyaris tak banyak peminat. Konsumen lebih menyukai sepatu dengan merek asing yang terdengar lebih trendi dan up to date. Padahal, sepatu dengan merek terkenal kenyataannya banyak yang dibuat di sini.
4.     Others Plan
Rencana menarik lainnya yang dapat diselenggarakan di Sky Line Blok yaitu diadakan Outbound baik indoor maupun outdoor. Kegiatan yang banyak dilakukan yaitu Team Building untuk masing-masing peserta meeting.
Mengadakan gala dinner dengan beberapa pertunjukan tari daerah serta pemberian plakat kepada Mr. Raul Punjabi yaitu ketua Ikatan Ahli Geologi Asia Pacific sebagai bentuk appresiasi karena telah menggunakan Sky Line dan Hotel Grand Melia sebagai tempat beralngsungnya event “Regional Scientific Meeting”.

Minggu, 24 Juni 2012

ORIENTASI DAN PENEMPATAN


Martin Handoko
NIM : 2010145004

“ ORIENTASI DAN PENEMPATAN “

A.   ORIENTASI
·        Adalah adalah upaya pelatihan dan pengembangan awal bagi para karyawan baru yang memberi mereka informasi mengenai perusahaan, jabatan, dan kelompok kerja.

v Orientasi terdiri dari 2 jenis, yaitu :
a)     Induksi : yaitu tahap awal dalam karyawan baru mempelajari apa yang akan dilakukan, dimana meminta bantuan, apa peraturan,dsb.
b)    Sosialisasi : yaitu proses yang berjangka lebih panjang dimana karyawan baru mempelajari norma-norma sistem nilai, dan pola perilaku yang diisyaratkan oleh organisasi dan kelompok.

v Tujuan orientasi diantaranya adalah :
a)     Mempelajari prosedur pekerjaan.
b)    Penjalinan hubungan dengan perusahaan.
c)     Memberikan karyawan perasaan memiliki dengan memperlihatkan bagaimana pekerjaan mereka sejalan dengan keseluruhan organisasi.
d)    Mengurangi jumlah stres dan kegelisahan yang dialami oleh karyawan baru.
e)     Mengurangi biaya start-up.
f)      Memberi tahu peran mereka masing-masing.
g)     Menginformasikan mengenai organisasi dan kebijakannya.
h)    Memperkenalkan dengan rekan-rekan kerja mereka.




v Format orientasi bersifat unik untuk setiap perusahaan. Namun beberapa kegunaan dasar diuraikan sebagai berikut:

a)     Situasi kerja. Karyawan baru perlu mengetahui bagaimana jabatannya diselaraskan ke dalam struktur organisasi dan tujuan-tujuan perusahaan.
b)    Kebijakan dan Aturan Perusahaan. Para karyawan harus memahami kebijakan-kebijakan dan aturan-aturan yang terkait dengan jabatannya masing-masing.
c)     Kompensasi. Para karyawan memiliki minat khusus dalam memperoleh informasi mengenai sistem imbalan.
d)    Budaya Perusahaan. Budaya perusahaan mencerminkan panduan perilaku bagi para karyawan yang meliputi segala sesuatu mulai dari cara berpakaian hingga cara berbicara.
e)     Keanggotaan Tim. Kemampuan dan kemauan seorang karyawan baru untuk bekerja dan berkontribusi dalam tim perlu diperkuat.
f)      Pengembangan Karyawan.  Para karyawan perlu disadarkan akan pentingnya kemampuan untuk menguasai pengetahuan dan keterampilan yang terus-menerus berubah.
g)     Sosialisasi. Untuk mengurangi kecemasan yang mungkin dialami para karyawan baru, perusahaan harus mengambil langkah-langkah untuk mengintegrasikan mereka ke dalam organisasi informal.

v Topik-Topik Orientasi yaitu :

a)    Isu-Isu Organisasional :
·        Sejarah
·        Organisasai
·        Nama dan jabatan para eksekutif utama
·        Jabatan dan departemen karyawan
·        Denah fasilitas fisik
·        Masa percobaan
·        Produk atau jasa yang dihasilkan
·        Tinjauan proses produksi
·        Kebijakan dan peraturan perusahaan
·        Peraturan kedisiplinan
·        Buku saku karyawan
·        Prosedur dan penegakan keselamatan

b)    Hak-Hak Karyawan :
·        Skala bayaran dan waktu bayaran
·        Cuti dan libur
·        Waktu istirahat
·        Tunjangan pelatihan dan pendidikan
·        Konseling
·        Tunjangan asuransi
·        Program pensiun
·        Layanan-layanan organisasi bagi karyawan
·        Program rehabilitasi

c)     Perkenalan :
·        Dengan atasan
·        Dengan rekan-rekan kerja
·        Dengan pelatih
·        Dengan penasihat karyawan

d)    Jabatan :
·        Lokasi
·        Tugas-tugas
·        Persyaratan keselamatan
·        Tinjauan jabatan
·        Tujuan
·        Hubungan dengan jabatan-jabatan lainnya

v Manfaat Program Orientasi yaitu :
1.     Mengurangi kecemasan karyawan
2.     Karyawan baru bisa mempelajari tugasnya dengan lebih baik
3.     Karyawan memiliki ekspektasi yang lebih realistis mengenai pekerjaannya
4.     Mencegah pengaruh buruk dari rekan kerja atau atasan yang kurang mendukung
5.     Karyawan baru menjadi lebih mandiri
6.     Karyawan baru bekerja dengan lebih baik
7.     Mengurangi kecenderungan karyawan baru untuk mengundurkan diri dari pekerjaan.

v Hal - hal berikut tentang pegawai baru :

1.     Hari-hari pertama di tempat kerja merupakan hari hari yang mencemaskan dan menganggu perasaan.
2.     Praktek-praktek “prabakti karyawan baru” oleh teman sekerja turut meningkatkan rasa cemas.
3.     Rasa cemas berangsur hilang dengan proses training
4.     Karyawan baru yang berhenti bekerja terutama disebabkan oleh rasa cemas ini.
5.     Karyawan baru enggan membicarakan masalah itu dengan supervisor mereka.
v Orientasi karyawan bertujuan untuk memperkecil masalah-masalah seperti itu. Maksud dari upaya ini adalah memperkenalkan karyawan baru dengan perusahaan, membantu mereka untuk saling mengenal dan saling bekerjasama.

B.   PENEMPATAN KARYAWAN
·        Adalah penugasan (assignment) atau penugasan kembali (reassignment) seorang karyawan pada sebuah jabatan baru.

v Jenis-Jenis Penempatan yaitu :

1.     Promosi : Karyawan dipindahkan ke posisi lain yang lebih tinggi, baik dari segi bayaran, tanggung jawab, dan/atau level organisasionalnya. Ada dua jenis promosi, yaitu :
·        Berdasarkan prestasi
·        Berdasarkan senioritas
2.     Transfer : Karyawan dipindahkan ke posisi lain yang setara, baik dari segi bayaran, tanggung jawab, dan/atau level organisasionalnya.
3.     Demosi : Karyawan dipindahkan ke posisi lain yang lebih rendah, baik dari segi bayaran, tanggung jawab, dan/atau level organisasionalnya.

v Faktor Faktor yang Mempengaruhi Penempatan Karyawan yaitu :

a)    Pertumbuhan Perusahaan
Pertumbuhan bisnis menyebabkan terjadinya pengisian posisi pekerjaan baru, baik melalui promosi karyawan yang sudah ada atau yang baru sama sekali. Adanya pengaruh ekspansi bisnis yang mampu mencipatakan posisi pekerjaan baru.

b)     Reorganisasi
Sebuah restrukturisasi dari perusahaan akan menghasilkan jenis yang beragm dalam hal kegiatan – kegiatan personal, misalnya jika terjadi merger dan reorganisasi perusahaan. Pembelian /penjualan perusahaan merger dengan perusahaan lain akan mempengaruhi aktivitas departemen SDM, seperti rancangan pekerjaan, kompensasi, manfaat, hubungan pekerja, dan program pensiun dini. Hal ini akan mempengaruhi keputusan penempatan karyawan.

c)     Kecenderungan Ekonomi Umum
Satu konsekuensi dari pengaruh menurunnya pertumbuhan ekonomi adalah secara signifikan akan menurunkan ketersediaan pekerjaan, baik bagi mereka/karyawan yang permanen dan temporer serta sekaligus bagi pencari kerja. Resesi ekonomi akan mengakibatkan terjadinya pengangguran besar-besaran. Sebaliknya, jika kondisi ekonomi membaik maka departemen SDM akan proaktif melakukan kegiatannya, seperti promosi, rekrutmen dan seleksi karyawan baru.

d)    Atrisi
Atrisi merupakan pengurangan karyawan yang disebabkan terjadinya terminasi, pengunduran diri, pengalihan keluar dari unit bisnis, dan meninggal. Secara khusus program pensiun dini telah meningkat selama terjadinya penurunan aktivitas usaha dan kelambanan aktivitas ekonomi, sehingga karyawan berada pada posisi tertekan dan terjadi pemangkasan kelebihan karyawan (rasionalisai).

v Kaitan Penempatan dengan Orientasi adalah :
A.   Meskipun dalam promosi, transfer, maupun demosi yang ditempatkan adalah para karyawan yang telah bekerja di perusahaan (bukan karyawan baru), namun mereka tetap perlu menjalani orientasi terkait dengan jabatannya yang baru.
B.   Memang para karyawan tersebut bisa jadi sudah memahami dengan baik mengenai aspek-aspek umum perusahaan, seperti strategi, kompensasi, peraturan, dan sebagainya. Namun mereka sedikit banyak pasti mengalami kecemasan terkait masalah interpersonal dan hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan barunya.

Ø Contoh Program Orientasi Untuk Karyawan Baru :
1.     Training untuk pengenalan profil Perusahaan:
·         Sejarah Perusahaan
·         Norma & tradisi Perusahaan
·         Kebijakan perusahaan
·         Deskripsi produk dan jasa yang dihasilkan
·         Struktur, Otoritas & Tanggung Jawab
·         Standar Operation Procedure perusahaan dan bagian tertentu yang relevan
·         Iklim kerja termasuk hubungan dengan sesama karyawan & atasan
2.     Peraturan Perusahaan dan hal-hal penting lainnya :
·         Disiplin & tata tertib
·         Prosedur penggajian
·         Transportasi dari dan ke perusahaan
·         Jam masuk & pulang kantor

3.     Pengurusan hak-hak dan fasilitas karyawan yang mesti diberikan
·         Gaji
·         Pakaian seragam kerja
·         Tempat & ruang kerja dan peralatannya
·         Pemeliharaan Kesehatan
·         Fasilitas jabatan